THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES
Tampilkan postingan dengan label movie. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label movie. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Oktober 2010

menculik miyabi

Ody Mulya Hidayat, produser film "Menculik Miyabi" menyebut di naskah sebelumnya film ini bercerita tentang kedatangan Miyabi ke Indonesia dalam rangka plesiran.

Di film itu suasana Jakarta sedang panas, terjadi banyak keributan di sana sini. Mobil yang dipakainya dibakar orang. Lalu ia diselamatkan oleh anak muda yang kemudian akrab dengannya. “Rencananya semua adegan dilakukan di Jakarta,” kata Ody saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (4/5).

Di film yang akan tayang nanti Miyabi berperan sebagai model iklan sebuah produk. Dan berencana datang ke Indonesia untuk menemui pemenang sayembara yang digelar produk tersebut. Namun paspornya tertinggal, dan hilang entah kemana. Ia pun batal datang ke Jakarta.

Sementara orang-orang sudah banyak menunggu kedatangannnya di Bandara Soekarno-Hatta. Saat itulah di bandara melintas sebuah turis dari Cina yang mirip Miyabi. Bahkan memiliki nama yang nyaris sama: Mie Yaobie. Miyabi jadi-jadian ini lalu dikejar-kejar fansnya. Saat dikejaar itulah ia salah masuk mobil, milik tiga orang pria lajang karam.

lucu sekali ceritanya nonton aja ya ...

Jumat, 17 September 2010

Hantu Aborsi






Caca (Bulan Ayu), gadis cilik berusia 7 tahun menghilang dari rumah. Caca sering terdengar tertawa dan bercanda di dalam kamarnya yang dia huni seorang diri. Semenjak pindah ke rumah baru, Caca sering menunjukan perilaku aneh. Orang tua Caca, Devi (Happy Salma) & Handy (Okan Cornelius), kerap mendapati Caca berbincang dan bercanda seorang diri di kamar. Namun Caca bersikeras bahwa ada anak perempuan lain yang setia menemani dia bermain di kamar setiap sore hari menjelang maghrib. Caca selalu meminta agar Cinta, teman perempuannya itu dibolehkan tinggal di rumah bersamanya

Orang tua Caca menganggap itu hanya teman khayalan Caca. Tapi, lambat laun Mama Devi merasa ucapan Caca bukan isapan jempol belaka. Dia mulai mengalami kejadian-kejadian yang kerap membuat bulu kuduk bergidik tatkala sandikala menelan senja.

Kini tiba giliran Mama Devi mencoba meyakinkan Papa Handy perihal kebenaran perkataan Caca. Tapi, Papa Handy bersikukuh itu hanya perasaan Mama Devi yang tersugesti oleh cerita Caca.

Siapa gerangan roh halus itu? Kenapa hantu itu hanya memburu dan mengganggu Caca? Lalu dimanakah keberadaan Caca? Apakah roh halus itu membawa serta Caca bermain kedunianya? Berhasilkah Mama Devi & Papa Handy menemukan Caca sekaligus memecahkan misteri hantu gentayangan itu?

Lawang sewu film hantu semarang


Sekelompok remaja yang tengah menikmati masa-masa akhir mereka di SMU dengan berlibur ke Semarang. Perjalanan yang penuh dengan emosi suka cita dan kegembiraan ternyata berbuntut panjang dan berubah menjadi ketegangan dan penuh dengan misteri yang tidak pernah diduga

Semua emosi berbaur di sebuah tempat bernama Lawang Sewu. Rahasia yang mereka tutupi sepanjang perjalanan menuju Lawang Sewu ternyata membawa pada petaka. Satu per satu harus membayarnya dengan nyawa mereka dan rahasia Lawang Sewu pun mulai terkuak

Bahwa dendam belum juga padam di Lawang Sewu. Hal yang tidak pernah mereka mengerti sebelumnya. Memberi pelajaran dan pengalaman berharga bagi mereka yang tersisa.

Sekelompok remaja asal Jakarta berlibur ke Semarang untuk menggelar pesta kelulusan SMU. Mereka adalah DISKA, 18 th, cantik dan baik hati. NAYA, 18 th, cantik, seksi, badung, mengidap asma. CIKA, 18 th, cantik, seksi juga badung, sangat pemberani. DINDA, 18 th, berkaca mata tebal dan berbadan gendut, sangat penakut. YUGO, 18 th, tampan dan selalu sok ganteng. ARMEN, 18 th, tampan sok pemberani dan gak percaya dengan tahayyul. ONIL, 18 th, kurus, kutu buku, penakut, dan mempunyai kebiasaan buruk, kalau ketakutan selalu saja ngompol (komedi karakter).

Ketika mereka menuju rumah kakek Naya di dalam mobil, mereka semua berteriak-teriak sambil tertawa-tawa, karena mabuk. Di tengah jalan di depan gedung Lawang Sewu, mereka meminta Diska berhenti karena Armen dan Yugo kebelet kencing. Mereka turun dari mobil dan dalam keadaan mabuk, para cowok itu berlomba-lomba kencing (siapa yang kencingnya paling jauh).

Kebetulan mereka kencing di depan pagar gedung Lawang Sewu hingga air kencing mereka masuk ke dalam area Lawang Sewu. Cika, Naya dan Dinda yang juga mabuk, tertawa-tawa melihat kelakuan Armen, Yugo dan Onil. Saat itu Cika juga kebelet kencing dan mencari tempat untuk kencing. Sambil mabuk, Cika masuk ke area Lawang Sewu dan kencing di dalam area gedung.

Armen, Yugo, Onil, Naya, Dinda dan Diska menunggu Cika di luar gedung. Setelah sekian lama mereka menunggu, Cika tidak muncul juga. Akhirnya mereka masuk ke dalam gedung untuk mencari Cika. Di antara gelapnya gedung Lawang Sewu, mereka berusaha mencari-cari Cika, tapi tidak berhasil menemukannya. .

Di sinilah teror-teror hantu mulai muncul. Pertama yang muncul adalah hantu Noni Van Ellen (keturunan Belanda). Dinda yang melihat hantu Noni Van Ellen langsung kesurupan dan tiba-tiba mengamuk mencaci maki teman-temannya dengan menggunakan bahasa Belanda. Mereka berusaha menyadarkan Dinda, dan setelah sadar, Dinda mengaku dengan takut-takut bahwa ia sedang menstruansi. Diska langsung marah pada Dinda karena berani melanggar pantangan itu. Dinda beralasan kalau ia takut tinggal di rumah sendirian. Kemudian mereka mengambil keputusan kalau Onil harus mengantarkan Dinda keluar dari Lawang Sewu, sementara yang lainnya terus melanjutkan mencari Cika.

Dinda dan Onil yang sangat penakut kemudian mencoba keluar dari Lawang sewu dalam kegelapan. Lalu mereka di teror oleh hantu hantu, yang membuat Onil terkencing-kencing di tempat ini. Onil sangat ketakutan ketika menyadari kalau dirinya telah melanggar pantangan dengan kencing sembarangan di dalam Lawang Sewu itu. Lalu muncul hantu dengan kaki terbelenggu oleh bola rantai, di depan Onil.

Onil tidak sanggup berlari dan menangis di tempat ini sambil berpelukan dengan Dinda. Sementara itu, di dalam Lawang Sewu, Armen, Yugo, Naya dan Diska syok menemukan mayat Cika. Ketika mereka hendak mengangkat mayat Cika, muncullah hantu dengan kaki terbelenggu mendekati mereka dan membuat mereka lari kalang kabut.

Ketika sedang berusaha melarikan diri, Diska terpisah dari rombongan.Sementara Naya, Yugo dan Armen tersesat masuk ke ruang bawah tanah yang sangat sempit dan gelap.

Berhasilkan mereka keluar dari Lawang Sewu? Ataukan mereka akan mati mengenaskan?

Kereta Hantu Manggarai ( balas dendam hantu kereta )


Kereta Hantu Manggarai, Balas Dendam Hantu Kereta



Judul : Kereta Hantu Manggarai
Sutradara : Nayato Fio Nuala
Pemain : Sheila Marcia Joseph, Melvin Lim, Nadila Ernesta
Produksi : Rapi Film.

Legenda kereta Jabodetabek yang melintas malam hari dan penuh dengan hantu, kembali diangkat ke layar lebar. Bercerita tentang hantu korban kecelakaan kereta api yang memburu siapa pun yang selamat dari kereta hantu.

Berawal dari Rossa (Sheila Marcia Joseph) dan Emily (Stefanie Hariadi), kakak beradik yang kerap bertengkar dan tidak akur. Suatu hari, setelah bertengkar hebat, Rossa mengusir Emily dari rumah.

Ternyata pengusiran Rossa itu awal dari petaka. Emily pergi meninggalkan rumah untuk mengunjungi kerabat mereka di Bogor. Sejak itu, Emily hilang.

Rossa yang merasa bersalah terus mencari Emily yang tak jelas berada di mana. Informasi terakhir yang didapat Rossa, Emily ke Bogor dengan menumpang kereta Jabodetabek dari stasiun Manggarai.

Berhari-hari Emily tak diketahui kabarnya. Rossa pun terus mencari, namun tetap tidak bisa menemukan adik semata wayangnya itu. Malah, semakin hari Rossa terus dihantui sosok menakutkan dan mimpi buruk seputar kereta api.

Tari (Nadila Ernesta), sahabat Rossa, merasa kejadian itu ada hubungannya dengan hilangnya Emily. Tari menyimpulkan hal ini berkaitan dengan supranatural. Karena itu, Tari mengenalkan Rossa kepada Bobby (Melvin Lim), yang hobi hal-hal berbau supranatural. Bobby juga membuat situs khusus berita mistik.

Hingga suatu hari, Melvin mengajak Tari dan Rossa untuk naik ke kereta hantu dengan bantuan paranormal Ki Anom. Tujuannya, untuk mencari tahu tentang Emily serta menghapus rasa penasaran Bobby tentang kereta yang menjadi urban legend itu.

Namun, Rossa menolak karena tidak percaya hal-hal berbau mistik. Alhasil, Bobby berangkat bersama Tari dan dua teman lain.

Berbagai peristiwa menyeramkan dialami keempat anak muda itu. Beruntung, mereka bisa lolos dari kepungan hantu dalam kereta berkat bantuan Ki Anom.

Ternyata, teror belum berhenti begitu saja. Hantu perempuan yang merupakan salah satu korban kecelakaan kereta beberapa tahun lalu, ternyata tidak suka jika ada orang yang selamat dari kereta hantu. Keempat anak muda itu pun diteror.

Sementara, Rossa akhirnya bisa menemukan Emily. Meski Emily masih hidup, kondisinya memprihatinkan. Tingkah laku Emily mirip seperti orang yang trauma akan suatu hal. Tiba-tiba berteriak, lalu berubah tenang dan begitu seterusnya.

Apa yang sebenarnya menimpa Emily selama menghilang? Berhentikah hantu perempuan itu mengejar orang yang selamat dari kereta hantu?

Seperti kebanyakan film horor, film ini mengangkat sebuah kisah urban legend atau legenda rakyat dan kisah nyata. Peristiwa aneh tentang kereta hantu nyata terjadi pada 2003. Sebuah kereta berjalan sendiri tanpa masinis dan berhenti di stasiun Manggarai.

Film karya Nayato Fio Nuala ini sebenarnya tidak terlalu menakutkan jika dibandingkan beberapa film horor Tanah Air lainnya. Hantu yang ditampilkan sama seperti yang biasa muncul di film seram, yakni sosok perempuan berwujud kuntilanak.

Rabu, 23 Desember 2009

Tanggapanku untuk film laskar pelangi

     Sebenarnya udah lama aku ingin sekali nonton film yang berjudul " LASKAR PELANGI " ,tapi gak kesampek_an juga,habis aku sibuk sih ,hehehe,pada akhirnya aku dan sepupuku yg baru dateng dari kota jakarta iseng-iseng mampir ke persewaan kaset kebetulan adikku si Maul memiliki kartu membernya ,jadi gak usah daftar tinggal pinjam aja,bayar,dan liat deh...wkwkwkwkw...

    Iseng-iseng mau nonton film horor,aku kan suka banget nonton film horor,habis seru sih,hehehe,eh kebetulan ayu sepupuku itu juga hobi nonton film horor,jadi deh kita pilih,pilh judul kasetnya,banyak yang keluar sih ? capek deh ....,banyak yg udah aku tonton ni dafter film horor yg udah pernah aku liat   : 

 1. Hantu jeruk purut

 2.Trowongan kasablanca

 3.Tiren( mati kemaren )

 4.Kuntilanak beranak 

 5.Pocong

 6.Kereta hantu manggarai 

 7.Lentera merah

 8. bangku kosong

 9.Anak setan

 10. aku lupa ma judulnya lain kali aku tulis lagi ya ..... hehehehe

    Lanjut pada ceritaku yg tadi ya ? karena banyak yg kosong,aku sebut saja nama sebuah film,"LASKAR PELANGI " ada gak mas ? pada penjaganya yg kebetulan seorang cowok ?,syukur deh ada ,hore kataku, 3 kaset lainnya aku pilh film hantu judulnya ,pocong kamar sebelah sama Lawang sewu,satu kasetnya lagi di pilih Andi sepupuku terkecil ,filmnya naruto,gitu deh...hehehe....

   Kebetulan tadi malam aku punya waktu untuk menonton film laskar pelangi itupun setelah aku pulang dari pengajian remaja putri yang ada di kampungku,aku nonton bersama ayu dan adekku maul juga tak ajak,kami menyimaknya dengan baik,dan berikut tanggapanku tentang fiml itu :

     Pertama ku putar aku teringat cerita guru sejarahku yg pernah bercerita tentang belanda jepang purtugis dan semua penjajahan yg pernah ada di ibu pertiwi ini,di film itu aku kagum sama tokoh kecil Lintang ( nama asli ferdian ) saat dia harus mengayuh sepeda dari pesisir yang amat jauh dari sekolah Sd.Muhamadiyah ,begitu tinggi semangat yg ada di dirinya,dia pun juga amat cerdas,pintar,aku sungguh kagum padanya,menurutnya dia selalu membaca  dan membaca itu yg dia ajarkan pada ikal sahabatnya ,dan 8 sahabatnya yg lain, laskar pelangi sip deh mantap untuk di tonton  segala jenis umur,film itu menurutku menumbuhkan semangat yg sangat besar,tapi aku begitu kecewa saat lintang harus berhenti sekolah karena ayahnya meninggal saat melaut,lintang mau tidak mau harus menghidupi ke tiga adik perempuannya,itu setelah lintang berhasil mengharumkan sekolahnya dengan lomba cerdas cermat ,dia tidak pernah hadir lagi di sekolah itu.  

     Lanjut kepada si ikal ,aku suka adegan sewaktu dia ambil kapur dari A ling anak juragan toko Harapan jaya ,dimana di situ tergambar si ikal lagi terkena asmara dengan gambar bunga-bunga berjatuhan,itu pas banget,apa lagi setelah Ikal patah hati karena aling pergi kejakarta ,lalu si Mahar yg hobinya nyanyi dan kemana-mana terus saja membawa radio kesayangannya,aku suk a karakternya bahkan berkatnya hasil dari idenya sekolah muhamadiyah tempatnya sekolah mendapat juara di karnaval,dan ia menyanyikan tembang lagu bunga sejora untuk ikal yang lagi patah hati di tinggal aling,lalu anak-anak laskar pelangi yang lain menari dengan lugunya ,sungguh menyentuh hati bagi para penontonnya.

    kita lihat pada perjuangan seorang guru yang sungguh-sungguh berjuang untuk membuktikan bahwa murid didiknya mampu walaupun hanya 10 orang siswa,pak Harfan dan Bu Mus,mereka sungguh memiliki rasa semangat yg tinggi,masih teringat di hatiku apa yg di katakan pak harfan ketika seang mengobrol dengan seorang temannya,bukan sekedar memenuhi kurikulum,bukan sekedar nilai,tapi dari dari sebuah semangat yg tinggi dan dari hatilah kita bisa,aku selalu mengingat kata itu.

  Tapi aku kecewa saat lintang tak bisa meneruskan sekolahnya,padahal ia seorang yg cerdas dan jenius dalam berhitung menurutku,apa lagi saat pak harfan meninggal dunia dan selama 5hari bu mus tidak pergi untuk mengajar ke 10 bocah itu ,lintanglah yg menggantikan untuk berbagi ilmu dengan temannya,aku kagum pada pemeran itu,lalu kepada Harun yg berlari saat akan masuk sekolah pertama,dialah yg menyelamatkan 9 anak yg lain yg terancam sekolah itu sksn di tutup jiks tidak memenuhi 10 siswa yg di minta oleh pusat,aku tersenyum saat harun datang,sungguh top sekali film ini,untuk ikal sip deh,semangat yg tumbuh dari dirimu membawa kamu ke prancis,semua berkat lintang yg sellu menanamkan semangat untukmu.

   Kalian nonton sendiri deh pasti tau arti cerita dan maksud dari film itu,seru pokoknya ,di banding aya-ayat cinta film itu kan bertemakan remaja,tentang ihwal perkawinan,memang di situ juga terdapat pendidikan tapi menurutku lebih sip Laskar pelangi untuk segala jenis usia,kalian nonton aja sendiri ya ? pokoknya seru deh.. terus kalian kasi komentar di bloggku gimana setelah nonton film itu ?? jujur untuk diriku sendiri ada semangat untuk perubahan....

I LOVE LASKAR PELANGI

salam manis dari pemilik blogg

   ( Evie vivie Firdaus islami Mahaf ) jangan tertawa itu nama panjangku loh hehehehe



Kisah di Balik Film Laskar Pelangi



JAKARTA, JUMAT--Film Laskar Pelangi karya sutradara Riri Riza tidak hanya membekas di hati penonton seperti yang banyak diungkapkan, namun juga menorehkan kenangan di hati para pembuat film dan pemainnya.

Bintang film, Ikranagara yang berperan sebagai Harfan, tokoh Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Gantong, mengaku memiliki kesan tersendiri bermain dalam film yang diadaptasi dari novel laris karya Andrea Hirata ini.

"Terus terang film ini sangat berkesan bagi saya. Dalam film Laskar Pelangi saya harus menyesuaikan diri dengan keadaan di Belitung, berbicara bahasa daerah itu, dan bahkan membeli kamus Bahasa Belitung," kata aktor kawakan yang juga sutradara film ini.

Ikra yang telah sembilan tahun terakhir tinggal di Washington DC ini mengaku sebenarnya ingin berhenti dari keterlibatan di film. "Saya sebenarnya sudah tidak ingin kembali ke film, sudah tua. Ada generasi-generasi muda yang lebih baik," ujarnya.

Dengan pandangan menerawang Ikra memutar kembali ingatannya ketika suatu hari mendapat tawaran untuk bermain dalam film Laskar Pelangi.

"Suatu hari Riri menghubungi saya dan mengajak saya main film yang diangkat dari novel laris ’Laskar Pelangi’, tapi karena saya tidak tahu banyak soal perkembangan sastra Indonesia beberapa tahun terakhir, saya mencoba mencari tahu tentang pengarang dan novelnya," ujar Ikra.

Seperti halnya Ikra, film Laskar Pelangi juga membawa kesan mendalam di hati Cut Mini, pemeran Ibu Guru Muslimah yang mengajar di SD Muhammadiyah Gantong. Ia mengaku sangat antusias menyambut tawaran bermain dalam film ini karena sudah lama memimpikan bisa bermain dalam film dengan sutradara Riri Riza.

"Meskipun jadwal latihannya terhitung singkat, sekitar tiga minggu, saya berkali-kali latihan sendiri, belajar logat dialog Belitung dengan cara memanggil guru yang mau membacakan dialog Belitung. Suaranya saya rekam dan setiap hari saya dengarkan untuk latihan," ujar perempuan kelahiran 30 Desember 1973 ini.

Ia melanjutkan, kenangan tak terlupakan dalam film ini adalah ketika melakukan adegan paling sulit, yakni beradu akting dengan Bakri (Rifnu Wikana), guru SD Muhammadiyah yang memutuskan berhenti mengajar.

"Waktu itu emosi saya terlalu tinggi, sulit menahan diri untuk tidak menangis, dan akhirnya saya menyerah. Rasanya bodoh sekali, sekaligus kasihan pada Mas Riri Riza dan para kru yang sudah susah payah menata set di tengah teriknya matahari Belitung," katanya.

Penuh Tantangan

Produser film Laskar Pelangi, Mira Lesmana dan sang sutradara, Riri Riza mengakui tidak mudah memindahkan cerita dari 529 halaman novel ke medium layar lebar atau film.

Alasan itu pula yang akhirnya memuat kedua sineas muda Indonesia ini terus-menerus melakukan perbaikan pada skenario hingga akhirnya naskah draft ke-11 diserahkan ke Andrea Hirata.

Mira mengungkapkan proses bedah naskah itu memerlukan waktu hampir satu tahun lamanya. Penulisan naskah dilakukan Salman Aristo yang sebelumnya menulis naskah film adaptasi novel islami berjudul Ayat-ayat Cinta dan film remaja Jomblo.

Salman mengungkapkan tantangan terbesar dalam penggarapan naskah novel Laskar Pelangi adalah struktur cerita yang melompat-lompat, sedangkan ia bekerja dengan batasan durasi film.

Tantangan berikutnya, menurut Mira, adalah menemukan anak-anak yang akan berperan sebagai anggota Laskar Pelangi. Proses pemilihan pemain dimulai Desember 2007 dan selesai pada Maret 2008.

Melalui Ismoyo, pembuat film lulusan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) yang berasal dari Belitung, maka proses pemilihan pemain mulai dilakukan di sekolah, pasar, dan tempat keramaian dengan fokus di daerah Tanjung Pandang, Manggar dan Gantong.

"Proses pemilihan pemain ini dilakukan tanpa ada pengumuman sebelumnya, Ismoyo yang berkeliling mencari anak-anak itu dan melatih mereka untuk berdialog dan membaca naskah," ujar Mira.

Ia melanjutkan, ada banyak kenangan manis bersama anak-anak Belitung tersebut selama proses syuting. Ada anak-anak yang datang naik sepeda, bahkan ada yang masuk ruang casting dengan baju basah karena keringat habis main bola.

"Rasa ingin tahu mereka sangat besar walau mungkin karena tidak satu pun dari mereka pernah masuk bioskop, sama sekali tak tersirat adanya keinginan menjadi bintang film," ujar Mira menjelaskan.

Riri Riza menambahkan masing-masing anak tersebut memiliki bakat tersendiri dan masing-masing mempunyai latar belakang yang serupa dengan tokoh yang diperankan, yakni mengalami pahit manisnya hidup sebagai masyarakat Belitung.

Ia mencontohkan Verrys (pemeran Mahar) dan Rama (pemeran Trappani) yang datang dari keluarga sangat sederhana. Sementara Yogi sebagai Kucai yang masih kecil itu sudah bekerja sambilan sebagai tukang parkir.

"Kalau Jeffry yang berperan sebagai Harun, dia adalah anak berkebutuhan khusus yang kami temukan di sebuah sekolah luar biasa di Tanjung Pandan," ujar Riri.

Film Laskar Pelangi lahir dari novel dengan judul yang sama karya Andrea Hirata yang difilmkan oleh sutradara Riri Riza (dengan judul sama, red) di bawah bendera Miles Films dan Mizan Production.

Laskar Pelangi adalah kisah nyata tentang persahabatan sejumlah siswa SD Muhammadiyah Gantong di Belitung yakni Ikal (Zulfanny), Mahar (Verry S Yamarno), Lintang (Ferdian), Kucai (Yogi Nugraha), Syahdan (M Syukur Ramadan), A Kiong (Suhendri), Borek (Febriansyah), Harun (Jeffry Yanuar), Trapani (Suharyadi Syah Ramadhan), dan Sahara (Dewi Ratih Ayu Safitri).

Masing-masing anak yang memiliki keunikan dan keistimewaan ini berjuang untuk terus bisa sekolah, di tengah tantangan berat yang mereka hadapi. Seperti kisah pilu Lintang yang putus sekolah setelah ayahnya meninggal. Ia terpaksa meninggalkan bangku sekolah demi bekerja menghidupi tiga adik perempuannya.

Ikal yang hidup dalam keadaan ekonomi yang pas-pasan tetap bertekad sekolah dan meraih cita-cita kuliah di Perancis, dan semangat ibu guru Muslimah mendapatkan murid di tengah ancaman sekolah yang akan ditutup.

Segala persoalan dan tantangan itu akhirnya dapat diatasi oleh Ikal, Mahar, dan Lintang dengan bakat dan kecerdasan yang muncul sebagai pendorong semangat mereka.

Film Laskar Pelangi merupakan sebuah adaptasi sinema yang mengambil waktu di akhir tahun 1970an. Film ini dipenuhi kisah masyarakat pinggiran, perjuangan hidup menggapai mimpi yang mengharukan, serta persahabatan yang menyelamatkan hidup manusia dengan latar belakang sebuah pulau indah yang pernah menjadi salah satu pulau terkaya di Indonesia, Belitung.

Novel Laskar Pelangi ini adalah memoar Andrea Hirata. Ikal adalah sosok masa kecil Andrea yang dengan keterbatasan ekonomi keluarga dan ancaman putus sekolah, terus berusaha dan berdoa menggapai cita-citanya bersekolah ke Perancis.

Harapan tersebut pada akhirnya dapat diraih Andrea yang benar-benar berhasil melanjutkan studi ke Perancis kemudian perjalanan hidupnya itu dituangkan dalam novel berjudul Laskar Pelangi. (ANT)